Powered By Blogger

Minggu, 28 Desember 2025

ANNIVERSARY HIJABBER 6

terlihat dibelakang jejeran kendaraan lawas bermesin Daihatsu merek hijet seribu berbaris rapi, hingga mencapai ratusan unit yang yang hadir memenuhi parkiran Bumi Perkemahan Sidomba berkumpul menghadiri acara Anniversary 6 Hijet Jawa Barat Bersatu HIJABBER 5 dan 6 November 2025. 

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, sampurasunn
hai kawan kawan sehat sehat selalu ya seminat, sebangsa dan se Negara Indonesia merdeka jaya selamanya. pada kesempatan kali ini saya akan bercerita seputar perjalanan menuju tempat Bumi Perkemahan Sidomba Kuningan untuk menghadiri Kopdar para pengguna atau pemakai Kendaraan Lawas Bermesin Daihatsu Merk Hijet, tiga piston, tiga pedal 4 akselerasi maju dan satu akselerasi mundur atau atret.

Pada kesempatan ini perjalanan menuju lokasi bersama dengan Hijeter dari Kecataman Cidolog Kabupaten Ciamis, yaitu Kang Aris dengan armada si Demplon dan Juga Kang UU Ruslan dengan armada aduh aku lupa namanya pokoknya keduanya berwarna biru satu biru tua satu lagi biru redup. oh iya ada yang lupa membersamai pula pak Kadus serta kang Dodi hijeter dari Sadananya. he he saya sendiri Hijeter dari Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis. 

keberangkatan telah kami rencanakan sekitar jam sembilan malam dari Baregbeg, karena kebetulan arah menuju kuningan terlelwati oleh para Hijeter dari Cidolog inih, sehingga saya dan kang Dodi berpesan agar menjemput kami di Pom Baregbeg. singkat cerita Kang Dodi pun tiba di rumah saya sekitar jam delapan malam, kami tidak langsung berangkat, tapi ngobrol ngobrol ngalor ngidul sampai rombongan dari cidolog tiba.

perbincangan nya lupa lagi aduh, ya diantaranya pengalaman atau keluhan seputar kendaraan yang ditunggangi masing-masing. nantilah kalau ingat diceritakan lain waktu he he. tak terasa waktu berlalu dan rombongan dari Cidolog telah sampai di dekat tempat kami ngobrol - ngobrol ya kami janjian di dekat Pom Bensin Baregbeg. sebelumnya kami mendapat kabar bahwa sampainya ke tempat kami mungkin agak malam karena waktu berangkat, rombongan dari cidolog sewaktu sampai di sekitaran tanjakan bojong salawe mendapati kendaran travel sejenis Jet But atau entah Hi ace yang trouble atau mogok, sehingga mereka berinisiatif menolong kendaraan tersebut supaya dapat berjalan lagi dengan lancar. Alhamdulillahirabbilalamiin kendaraan yang mogok tersebut dapat diperbaiki dan berjalan kembali dengan lancar, eh ternyata kendaraan yang ditolong tersebut ternyata pengemudi nya masih satu Desa dengan mereka, kemudian rombongan dari cidolog melanjutkan kembali perjalanan menuju ke tempat kami, kurang lebih pukul 21.30 Waktu Indonesia Barat mereka sampai.

mendapat kabar mereka telah sampai di dekat rumah kami bergegas mengemas segala sesuatu dan segera berangkat menemui mereka yang menunggu di pinggir jalan di seberang Pom Bensin di samping halaman Kantor Kecamatan Baregbeg. 

berangkatlah kami dengan empat unit kendaraan menyusuri jalan raya RE Martadinata atau Jalan Raya Kawali. Kendaraan Merah Soemindal Kendaraan Hitam Dodi Hijeter Sadananya, Aris Mekanik dengan Si Demplon dan UU Ruslan dengan kendaraan Biru redup nya. he he selama diperjalanan Alhamdulilllahirabbilalamiin kami tidak menemukan atau mengalami banyak trouble hanya insiden lampu jauh di kendaraan ku ada konslet atau mungkin karena tegangan listrik terlalu tinggi sehingga menyebabkan saklar ke lampu jauh nya meleleh, kenapa seperti itu ya karena saklar lampu jauhnya sengaja dirubah dan terpisah dengan, beberapa menit kemudian masalah teratasi dan kamipun melanjutkan perjalanan.

Sampailah kami di perbatasan antara kabupaten Ciamis dengan Kabupaten Majalengka

Perjalanan kami lanjutkan ke tempat tujuan dengan lancar tanpa ada kendala atau lancar jaya, berikut ini sekilas suasana di jalan menuju lokasi acara tampak di depan saya kendaraan Hijet berwarna biru yakni armada tunggangan Kang UU Ruslan Hijeter Cidolog. kurang lebih pukul 02 dini hari kami sampai semula kami akan berhenti di parkiran bawah seperti pada acara sebelumnya kalau tidak salah 2 tahun ke belakang kami ke tempat ini bersama kawan kawan hijeter dan menunggu pagi diparkiran bawah, namun melihat keadaan yang cukup sepi kami sepakat untuk langsung saja menuju lokasi yakni parkiran atas. tampak berjejer denga rapih kendaraan kendaraan hijet yang rupa rupa warnanya ada merah hitam biru hijau telur asin dan coklah, ada hijet 55 wide. ramai dan hirup pikuknya di tempat ini, waktu menunjukan kurang lebih jam delapan pagi, ternyata yang hadir di lokasi ini tidak hanya hijeter dari jawa barat akan tetapi dari tuban juga ada mantapp kerrennnnn

 

Kamis, 15 Mei 2025

CERITA INI IMAJINASI PENULIS, "PERCAKAPAN SASTRAJINGGA DAN SUMINDAL"

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Sampurasun, bagja bagja bagja waluya kawan kawan semua, kita bertemu lagi ya, he he he, terima kasih mau menonton vidio yang sapuratina ini atau sederhana ini. semoga kawan kawan semua selalu ada dalam keadaan sehat wal afiat sehat lahir bathin jiwa, raga Iman Islam Ihsan, berkah milik rezekinya berkah dengan bertambahnya usia. pada kesempatan kali ini saya akan membawakan cerita yang terinspirasi dari 

diceritakan pada suatu ketika Sastrajingga atau Cepot kedatangan seorang yang entah dari mana asalnya dia bertamu malam - malam, pada kesempatan itu Sastrajingga sedang menyendiri ngahariring atau bersenandung entah lagu apa yang dia nyanyikan,

sunyiiii nyaaa malam ini ehhh tapi beberapa menit yang lalu ding sunyinya, sekarang terdengar suara jangkring yang patembalan aduuuhhh malam ohhh malammm dan siang selalu datang berganti tiada saling mandahuluiiiii oohhhh ketentuan dari Illahi

sedang asyik ngahariring terdengar dari luar ada yang mengetuk pintu

tok tok tok lalu mengucap salam Assalamu'alaikum

Sastrajingga : Wa'alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh, siapa di luar ? orang ataukah bukan ?

Sumin : ya orang dong kalau bukan orang kan, ga akan baca salam

Sastrajingga : oh iya ya benar juga ya aduh aduh aduh, siapa namanya mau ke siapa ?

Sumin : oh saya sumin kang, sengaja weh mau main ke sini, kali aja orangnya ada,

Sastrajingga : ohh sumin, sumin mana ya ? suminto yang viral itu ?

Sumin : ahh bukan atuh akang Sumin doang inimah.

Sastrajingga : ohh ya ya ya silahkan masuk, silahkan duduk, kebetulan saya lagi sendiri nih, belum ada teman menemani.

Sumin : ohh iya iya kang saya terima ajakan akang masuk dan duduk, tapi mohon maaf ya saya belum bisa kasih apa apa, soalnya kesini cuma main main saja,

Sastrajingga : ohh ya ya ya ga apa apa mangga mangga mangga

Sumin : kang barusan sayateh tidak sengaja lagi lewat di depan rumah denger akang hahariringan, atau bersenandung ya ?

Sastrajingga : ohh itumah bukan bersenandung de hanya geugeureunceman saja, lagian da sayamah tidak pandai menyanyi apalagi bersenandung de

Sumin : ohh kirain ituteh bersenandung tapi kedengerannya seperti bernada gitu ya

Sastrajingga : aahh biasa itumah, kalau lagi santai begini saya ya suka begini apalagi menyendiri di depan rumah ini.

Sumin : ho ohh kedengerannya seperti asik kang.

Sastrajingga : nah ngomong - ngomong ade ini kalau ga salah namanya tadi sumin ya ?

Sumin : iya bener kang saya menamakan diri seperti ini

Sastrajingga : ohh nah kalau boleh tahu terinspirasi dari apa nama sumin itu ?

Sumin : kalau hal ter inspirasi saya kurang tahu kang namun sepertinya pas aja dengan tampang saya yang seperti ini hi hi hi

Sasrajingga : he he he he he bisa aja kamu de ya udah sekarang kalau boleh tahu ada perlu apa datang kesini ?

Sumin : ya pertama tama saya mohon maaf apabila kedatangan saya mengganggu, apalagi akang sedang asyik dan mungkin butuh waktu dalam kesendirian ya

Sastrajingga : ya ya ya dimaafkan kan tadi di awal saya katakan kebetulan lagi pingin ada temen ngobrol

Sumin : selanjutnya sebagai orang terkenal atau viral ya, secara akang ini sudah terkenal se alam dunia sepertinya dan sudah malang melintang di kehidupan dunia ini. sudi kiranya berbagi cerita sama saya dong

Sastrajingga : aduh aduh aduh banyak atuh ari ceritamah, baik itu pengalaman ataupun cerita dari orang orang lain juga, nah kamu dek mau nya yang mana ?

Sumin : yang mana apanya kang ?

Sastrajingga : ya itu pengalaman sendiri atau cerita orang lain ?

Sumin : apa aja boleh lah kang

Sastrajingga : ohh kalau cerita orang lain banyak tapi kalau pengalaman diri sendiri kayaknya susah diceritakan dek

sumin : ko susah di ceritakan kang ?

Sastrajingga : ya susah dong diceritakannya saya ini kayu, atau perantara sementara yang ngalamin itu orang yang lagi ngagiteuk giteuk kita dek

Sumin : ha ha ha  ha ha ha iya iya iya iya kang atuh kalau gitumah pengalaman akang sama saya bisa sama dong ?

Sastrajingga : loh ko pengalaman kita bisa sama dek ?

Sumin : ya kan yang ngagitek giteukeun kita ini orang yang sama kang

Sastrajingga : aeh heu heuh nya lakadalah ha ha ha

Sumin : gini aja kang, cerita yang akang ingat dan berkesan itu cerita apa ?

Sastrajingga : ohh kalau itu yang saya ingat dan berkesan adalah cerita si kabayan di cukur

Sumin : nah nah nah gimana tuh ceritanya ?

Sastrajingga : ini cerita sewaktu masih bocah kecil dulu, begini ceritanya, ada seorang raja punya anak tujuh nah anak yang ke tujuh ini suka denger cerita,

Sumin : bagaimana ceritanya ?

diulang sampai 5 kali

Sumin : aduh aduh aduh kayaknya ga akan selesai selesai ceritanya kang

Sastrajingga : ha ha ha ha iya lah dek ceritanya baru akan selesai kalau adek ga minta diceritain lagi

Sumin : iya iya kang ahh, sepertinya ada yang manggil nih, sekalian mau beli sesuatu nih ke warung, terima kasih ceritanya kapan kapan cerita lagi ya,

Sastrajingga : ehh masih sore atuh dek kapan lagi atuh kita cerita cerita lagi

Sumin : kapan kapan kang, pamit dulu ya Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sastrajingga : ya ya ya silahkan Wa'alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh hati hati dijalan dek

dan Sumin pun pergi meninggalkan Sastrajingga yang menyendiri lagi menyepi tanpa sapi hi hi hi




OBROLAN DINA JERO HATE DIPERANKEUN KU MEDIA WAYANG KAI "MEDIA SOSIAL"

Angin tiis karasa nyelecep kana tulang sandi, jigana ampir karasa kana sumsum oge, peuting anu poek ngagayuh beuki teungah peuting bae. kacarios di hiji tempat nyatana lembur panglawungan nagara ngawang-ngawang, aya nu masih keneh paguneman catur atawa ngobrol ngaler ngidul, nyatana Dawala jeung Nala Gareng, silih toel silih tema patarema obrolan, nya diantarana ngobrolkeun ngeunaan media sosial di jaman kiwari

Dawala :  tetela nya berkembanna kamajuan teknologi teh kacida cepetna ?

Gareng : ah eunya kitu Kang ?                na   cepet kumaha ?         lalulumpatan kitu ?

Dawala : his lain lulumpatan,               kawas mobil atawa motor atuh !!

Gareng : na model kumaha kitu kang ?          asa can pati asup kana pipikiran yeuh

Dawala : ah da barina ogenan ulah diasupkeun kana pipikiran,        sok sanajan sakapeung mah sok kapikiran

Gareng : beu naha jadi beuki pabeulit yeuh rarasaan teh,       kumaha kumaha maksud na ?

Dawala : geus tong di kuir kuir wae mih teu pabeulit,        kieu yeuh, dirasa rasa jaman kiwari mah, saha wae oge  sigana terbuka peluang jaradi artis jiganamah.

Gareng : ah artis kumaha ?            sakaapal ari artis mah terkenal          alias dipikawanoh inyana dimana - mana ti suklakna ti siklukna

Dawala : ha ha ha ha nya dalah da di heunteu heunteu oge      sarerea oge bisa,

Gareng : ah asa can kapikir kang kumaha,        atawa naon anu jadi cukang lantaranna ?

Dawala : yeuh ku ayana malah mah loba media sosial           ngabuka peluang keur anu bisa ngakses jeung ngagunakeunna sumawona ngamanfaatkeunna jadi jalan panganter na atuh.

Gareng : hmmm nya naha ?      ahh asa jararauheun ari kuring mah kang, repot jigana lamun jadi artismah,             padat kegiatan meureun,          jadwal kaditu kadieu.

Dawala : he he he nya nya,                    tapi pan ari anu beuner beuner jadi artis mah maranehna boga manager atuh,               anu ngatur jadwal kagiatan maranehna.

Gareng : nya pasti alias kudu meureun atuh etamah        supaya jaralan sarerea,           taya nu katunda kabehna bisa kawalatraan.

Dawala : eh tah pan eta ilaing nepi pamikiran nepi ka lebah dinya.

Gareng : ke ke ke tadi ceuk akang sarerea boga peluang nu sarua ?        kumaha tah maksudna ?

Dawala : eunya sok we geura urang pikiran,           ku ayana media sosial anu loba rupa na,         didinya pan sarerea anu bisa ngakses         pangpangna boga kuota,               sacara teu sadar lamun mosting hiji dokumentasi teh,               keur mromosikeun dirina ka papada batur nu lian,

Gareng : hmmmmmm asa asa asa eunya dipikir pikirmah, cik tuluykeun kang

Dawala : tah satiap hasil karya urang,         meureun ceuk ieu akang oge,         hasil karya urang anu geus naek kada media sosial             sacara teu langsung diri sorangan teh mromosikeun              atawa ngenalkeun diri sorangan ka khalayak ramai,

Gareng : na khalayak ramai kumaha ?        pan meureun anu ningali na oge terbatas,          ngan ukur babaturan anu berteman atawa ngikuti urang ?

Dawala : nya akur bae atuh,      kangaranan hiji karya atawa anu tadina ukur diri sorangan              anu ngonsumsina ayeuna di bagikeun kabatur            berarti meureun etateh jadi konsumsi publik atawa balarea lin ?

Gareng : aeh eunya kang,    di pikir pikir mah beuner eta jadi konsumsi publik,

Dawala : tah kajaba ku diri sorangan di privasi,          tapi naha eunya ku urang di privasi pihak anu boga aplikasi teu bisa noong kana privasi urang ?

Gareng : ah duka tah, prasangka hade we,           admin na Insyaallah amanah moal wawanian noongan kanu di privasi.

Dawala : tah satuluyna, pan ayeunamah geus jadi penomena anu biasa,              satiap kamana - mana                  urang sok nga"abadikeun ceunah momen atawa waktu           anu alus jang postingkeuneun kana media sosial.

Gareng : nya nya nya beuner,      kuring oge katularan kang kawas kitu,

Dawala : tah pan baheula mah jalma jalma tertentu         anu bisa kitu teh,             ayeunamah meh kabeh bisa,                 ku ayana dipermudah hal atawa barang jang ngolah na.

Gareng : tapi da heu euh dipikir pikir mah,         kabeh oge anu boga media sosial mah jigana          keur jadi artis.

Dawala : eunyaaaa, beda namah dina pendapatanna                         atawa bebeunangan jeng penghasilanna,                 aya nu loba aya nu alakadarna aya oge nu heunteu.

Gareng : nya nya nya,        keun we lah, da emang geus kuduna gurat na kudu jiga kieu jaman ka jaman teh meureun kang

Dawala : eunya, ngan akang mah meunang pamanggih tina kajadian ieu teh

Gareng : na pamanggih kumaha kitu ?

Dawala : baheula guru ngaji ngabejaan                 yen ceunah ke di alam akhir,             urang bakal ningali laku laku urang           ti mimiti neupi ka panganggeusan,               saperti ningali film

Gareng : ohh kitu nya kang, lajeung

Dawala : tah harita mikir na eunya kitu ? na kumaha carana ?

Gareng : terus kumaha kang ?

Dawala : tetela ayeuna nyata katingali,                   geuning di ibaratkeunna memori hp,              plash disc atawa harddisc,                duhh tetela urang teh unggal poe ogenan direkam.

Gareng : ohhh eunya kang, duhhh mugia urang samudayana,                  diteubihkeun dijagi tina laku laku lampah anu awon kang

Dawala : aamin aamiin Yaa Allah Yaa Rabbalalamiin

 

Jumat, 02 Mei 2025

KASEPUHAN DESA BAREGBEG

Di hiji tempat anu kasebat lembur Panglawungan nagara Ngawang ngawang, kacaturkeun paguneman catur ngaler ngidul antara Dawala sareung Nalagareng, dua nana nuju ngarineh tamba sare sore sore ngalarobrol silih pairan obrolan ngeunaan kahirupan anu kaalaman di jaman kiwari. rupa rupa papanggihan atawa pangalaman salila ngalalana sok sanajan ayeuna ogenan sarua we keur ngalanana.
pok dawala nyarita

  • Dawala : Bagja - bagja bagja yi Gareng ayeuna urang duaan bisa kumpul ngariung deui di hiji mangsa anu teu kapikiran samemehna nya ? arurang ayeuna aya dina kaayaan sehal wal afiat sehat jiwa raga,

  • Gareng : muhun muhun leres akang, dina leresan ayeuna raraosanmah gareng ogenan sapertosnamah aya dina kaayaan sehat wal afiat.

  • Dawala : heu euh syukur Alhamdulillahirabbilalamiin bisa ngarasakeun sehat wal afiat, jeung salawasna inget kana nikmat karunia ti Mantenna nyatana Allah Subhanahu Wata'ala

  • Gareng : muhun muhun Kang, akang parantos moddol ?

  • Dawala : oh parantos atuh dinten ayeunamah, eh naha geuningan nanyakeun moddol :

  • Gareng : nya bisi we atuh can moddol atawa hese moddol, da kuringmah lamun teu moddol asa teu geunah we karasana kana awak teh, komo lamun mules wae bari jeung hese kaluar mah eta kotoranna.

  • Dawala : heu heu heu eunya ketang mindeng akang oge ngarasakeun kitu, geus ah ulah waka ngahabas eta, cuang ngabahas nu lain we ayeunamah.

  • Gareng : oh nya atuh urang ngobrolkeun naon dina kasempetan ieu ?

  • Dawala : dina kasempetan ayeuna urang ngobrolkeun Sajarah atawa kasantunkang hiji desa, nyaeta Desa Baregbeg

  • Gareng : boleh boleh lah hasokan areng deuk ngadengekeun we alias ngupingkeun

  • Dawala : nya syukur rek ngadengekeunmah, ieumah urang ngaguar carita malah mandar aya luang pikeun urang jeung inget kana asal muasal, sakali kali urang teh ngingetan deui kasantukang hiji tempat anu mana bisa jadi pamicu urang leuwih mikanyaah deui ka lembur sarakan urang.

  • Gareng : hmm muhun muhun Kang, lajeung, lajeungkeun Kang

  • Dawala : ujaring carita Reng ceunah Baregbeg teh nyaeta hiji tutuwuhan anu mangrupa tatangkalan sarupa awi awian

  • Gareng : owhhh sajeunis awi awian nyah kang ? ke ke ke awi nu kumaha ?

  • Dawala : satutasna ku akang di taliti di titenan tetela geuningan awi teh loba rupa atawa jenis na

  • Gareng : owhh loba jenis atawa rupa na nyah, coba coba coba tataan hiji hiji

  • Dawala : nya diantarana aya awi gombong, aya awi bitung, aya awi tali, aya awi tajur, aya awi tamiang, aya pringkadani, aya awi jepang, aya awi ampel, ampel oge rupa rupa diantarana ampel hejo, ampel koneng, aya oge awi baregbeg atawa buluh

  • Gareng : tah tah tah aya kasebut awi buluh atawa baregbeg, eta rupa na kumaha awi buluh atawa baregbeg

  • Dawala : sapaliwat mah awi buluh atawa Baregbeg teh mirip awi tajur, ukuranna seudeung lah teu gede teuing teu leutik teuing, sakainget kuring dihareupeun kantor desa pernah aya dipelak eta awi teh.

  • Gareng : ari ayeuna kumaha kang masih keneh aya eta awi teh ?

  • Dawala : aya sih tapi di hareupeun kantor desa akang asa teu ningali, lamun teu salah aya ningali teh di blok perumahan baladewa.

  • Gareng : owh kitu nya kang, naha kunaon di ilangkeun atuh nya ?

  • Dawala : duka tah naon sababna eta ciri dileungitkeun, duka pedah bala duka kumaha teu apal ah.

  • Gareng : owh kitu, areng pernah nguping saurna aya pupuhu atanapi kasepuhan para pendiri Baregbeg ieu Kang ?

  • Dawala : oh jelas reng tangtos aya, yakin akang di satiap lembur aya tetua atapi kasepuhan anu ngarintis atawa miara ngamakmurkeun eta lembur nya diantara lembur atawa Desa Baregbeg ieu

  • Gareng : tah Desa Baregbeg ieu saha atuh kasepuhanna atawa cikal bakal na ?

  • Dawala : numutkeun carita atawa prasasti anu aya di Desa Baregbeg anu kacatet didinya wasta na Arya Janggala, anu kacarioskeun tileum atanapi patilasanna anu ayeuna katelah wewengkon Dusun Baregbeg kolot, nya urang dieu nyarebatna kiayi Arya Janggala

  • Gareng : ohh kiayi Arya Janggala, palih mana etateh kah Baregbeg Kolot teh ?

  • Dawala : lokasi na aya di blok atawa lebah Universitas Galuh jeung SMA 1 Baregbeg, lebah dinya kan asup ka Wewengkon Dusun Baregbeg kolot, watesna ti jembatan walungan Cikalagen ngetan ngidul, eta hutan Kota salamanik ogenan asup ka wewengkon Dusun Baregbeg Kolot reng

  • Gareng : ohh muhun muhun muhun kang. tah pami di hutan kota salamanik kukupinganmah aya patilasan oge nya kang ?

  • Dawala : enya aya reng, tah didinya mah Patilasanna Ki Buyut Mangun Tapa, malah mah eta tempat ka asup tempat anu di lestarikeun, ngaranna situs Ki Buyut Manguntapa Salamanik Baregbeg,

  • Gareng : dupi Ki Buyut Manguntapa teh asli kalahiran Baregbeg kang ?

  • Dawala : numutkeun katerangan nyaeta carios beja pabeja beja anjeunna sanes kalahiran Baregbeg tapi Kalahiran Cirebon, harita waktos jumeneng keneh Raja Prabu Siliwangi anjeunna kapapancenan ka leubah dieu, ngabantosan dina hal pemerintahan, kayakinan sareng tata kelola lingkungan, ya di Baregbeg oge anjeunna nyebarkeun Ajaran Agama Islam.

  • Gareng : ohh kitu nya kang, anjeunna nyalira bubuara ka Baregbeg teh ?

  • Dawala : henteu reng anjeuna aya rencang na, anu masing masing rencang teh kagungan atanapi kasinugrahan kaahlian masing masing,

  • Gareng : tah tah tah saha wae eta kang rencang Ki Buyut Mangun Tapa teh ?

  • Dawala : tah rencang Ki Buyut Mangun Tapa teh numutkeun carios ti juru kunci atanapi kuncen di wewengkon Patilasanna nyatana di Salamanik tea

  • Gareng : owh aya juru kunci na oge di eta wewengkon Patilasan Ki Buyut Manguntapa Salamanik teh kang ?

  • Dawala : kantenan aya atuh Reng, nya anu katelah wasta na eta juru kunci teh nyaeta Abah Soleh Saepudin linggih na di Dusun Desa RT 004 RW 002 Desa Baregbeg Kecamatan Baregbeg

  • Gareng : owhh kitu nya kang ? tos lami anjeunna janten juru kunci teh ?

  • Dawala : sapertinamah lumayan lami oge reng, keun urang teunden di handeuleum sieum pikeun sampeureun jaga perkawis Juru Kunci mah nya,

  • Gareng : muhun muhun kang, atuh lajeungkeun deui ngeunaan rencang atanapi pangiring Ki Buyut Mangun Tapa tea kang !!

  • Dawala : tah jenengan para pangirin Ki Buyut Mangun Tapa teh diantarana aya Ki Dalem Abrur patilasanna di palih wetan peuntaseun walungan cikalagen nyaeta sagedengeun Dam Aspan

  • Gareng : ohh kutan palih wetan nyah ? teras saha deui ?

  • Dawala : salajeungna aya Nyai Buni Geulis patilasanna lamun ti Patilasan ki Dalem Abrur ka belah wetan kebat pernahna di teungah sawah aya hiji tempat anu rimbun ku tutuwuhan ti tengah sawah

  • Gareng : ohhh ti Dalem Abrur ka palih wetan nya, teras saha deui kang ?

  • Dawala : ti Nyai Buni Geulis ka palih Kulon meuntas walungan cikalagen deui didinya aya Kiai Arya Janggala anu kacarioskeun ilang di palihan dinya

  • Gareng : muhun muhun muhun, masih keneh aya kang pangiring na ki Buyut Mangun Tapa teh ?

  • Dawala : aya reng, tah ti patilasan Dalem Abrur ka palih kaler aya didinya pernah bumetahna Kiai Gajah Barong nah malahan mah aya sakola Dasar anu ngangge ngaran mantenna nyaeta SD Gajah Barong.

  • Gareng : ohhh aya geuningan nya Kiai Gajah Barong teh ? teras saha deui kang ?

  • Dawala : ti patilasan Kiai Gajah Barong ka beulah kulon didinya aya Patilasanna Dalem Sutakerti urang dinya mere ngaran ka eta wewengkon nyaeta Sakerti

  • Gareng : ohh Dalem Sutakerti nya ? teras masih keneh aya Kang Pangiring na ?

  • Dawala : aya reng tah ti Gajah Barong kebat ka kaler didinya aya Kiai Rambut Beukah, pernah na di Dusun Ciwahangan

  • Gareng : oh muhun muhun muhun teras aya keneh kang ? pangiring na ?

  • Dawala : aya reng nyaeta ti panglinggihan Kiai Rambut Beukah ngaler ngulon aya didinya nyaeta Ki Ajar Padang nyaeta wewengkon Pasanggrahan. tah urang duaan ayeuna aya di wewengkon Pasanggrahan cakeut sareung tempat linggih na Kiai Ajar Padang.

  • Gareng : ohh muhun muhun kang, nya sigana sakali kali mah urang teh kudu kadinya nya kang ? silaturahmi pangpangnamah tapakur sangkan inget kana perjuanganna ngaheuyeuk leumbur sangkan subur makmur

  • Dawala : nya Reng pan aya paribahasa maung paeh ninggalkeun beulang manusa maot ninggalkeun karya jeung pagawean pagawean nu hade turutaneun tuluykeuneun generasi nu bakal ngaganti na nya diantara urang duaan ieu.

  • Gareng : eunya Kang ayeuna arurang mah mun dibandingkeun jeung aranjeunna tacan aya nanaonna, aranjeunna mah estu sepi ing pamrih rame ing gawe, ari kuring mah lamun barang gawe teh pedah aya pamrihna geuningan.

  • Dawala : puguh ge reng nya kitu akang ogenan migawe nanaon teh teu weuleh sok kaentreupan wae ku rasa hayang ka eueluhkeun, hayang di nuhunkeun hayang diwahkeun hese geuningan nya nata hate sangkan mibanda atawa anceug kana sepi ing pamrih rame ing gawe teh.

    kitu diantarana paguneman antara Dawala sareung Nala Gareng silih elingan atawa sakilas ngaguar ngeunaan para kasepuhan anu ngadukung kana kamajuan atanapi perkembangan Desa Baregbeg. cag











Kamis, 01 Mei 2025

KACANGGIHAN HENPONE

Kacarios dina hiji weungi, angin peuting sumilir kawas ngusapan kana raga, hawar hawar aya paguneman antara cuang sebat we Dewala sareng Nala Gareng, ngobrol ngaler ngidul madungdeungkeun pamanggih - pamanggih dua nana salila kumelendang rumingkan di alam dunya ieu. sebat we lembur na lembur Panglawungan nagara Ngawang - ngawang.

  • Dawala : Reng Gareng aduhhhhh, aduhhhhhh, aduhhhhh              bagja bagja bagja yiiiii, ayeuna urang duaan           bisa ngobrol paduduan dina peuting ieu nya ?

  • Gareng : muhun kang.              kaleresan deui akang nuju aya di rorompok          jeung teu nuju sibuk katingalinamah nya ?

  • Dawala : ah ieumah ngarineh-rineh karep we,        atawa nyalse nyalse keun maneh,         da lamun nurutkeun kana kasibukan mah               aya wae geuningan.

  • Gareng : aeh aeeeeeh enya ketang kang,        sarua kuring ogenan model kitu,      nyata karasa pertela,      nya ieumah kuring oge,            ngahajakeun ngencagkeun heula kasibukan nyempetkeun panggih jeung akang manggihan,            pan ceunah ari jeung papada dulur mah, urang teh kudu remen silaturahmi.

  • Dawala : tah eta geuning ilaing apal,             nya kitu, kitu pisan akang oge.          nya ieu teh di heunteu heunteu oge,                         kadar sareung kapastian ti Allah Rabbulalamiin          urang duaan bisa patepung lawung                    paamprok jonghok dina kaayaan ayeuna teh.

  • Gareng : muhun, muhun, muhun Kang,            tah ayeunamah urang ngobrol ngaler ngidul, urang silih pairan obrolan           malah mandar tina obrolan urang teh          aya hal hal anu manfaat tur bisa jadi hikmah                 atawa pelajaran anu berharga             pikeun nyinghareupan perjalanan kahirupan                  anu masih keneh kudu dilakonan.

  • Dawala : nya hayu atuh ari kitumah,                taya salahna urang ngobrol                            silih caritakeun pangalaman - pangalaman                  salila nyorang kahirupan di dunia ieu,      da masing masing urang teh                  pasti pernah manggih                atawa ngalaman hal hal anu pikaseurieun,                 pikasebeuleun,              pokonamah pika pika eun we lah nya.

  • Gareng : muhun - muhun Kang,      rek tisaha heula anu rek pangheulana,            akang atawa kuring ?

  • Dawala : ah saha we etamah, nu siap,             duuuuh alusnamah bari ngopi jeung mumuluk nya,                   urang ngobrol teh ?

  • Gareng : ih kantenan kang alus pisan eta,               urang macangkrama bari baranggayeum mah he he.

  • Dawala : ke ke ke ari yi merhatikeun perkembangan zaman kiwari teu ?

  • Gareng : perkembangan kumaha kang ?

  • Dawala : eta dina hal kemajuan teknologi                      mangrupa rupa rupa aplikasi,         media sosial, jeung sajabana ?

  • Gareng : oh jelas atuh kang,                najan dangdanan sederhana kieu oge,                          ari perkembangan atawa kemajuan tekhnologimah                 ceuk rarasaanmah ulah tinggaleun meureun kang ?

  • Dawala : alus alus alus Reng boga pamikiran saperti kitu,                 ngandung harti urang teh keur migawe pituah kolot urang,

  • Gareng : na kumaha kitu pituah kolot urang teh kang ?

  • Dawala : eta geuning,              aya diantara pituah kolot teh                anu kieu uni na,         sing bisa ngigelan zaman

  • Gareng : wadoh ngigelan zaman ?                         naha da rarasaan mah tara pati            atawa tara unggal poe ngigeul,                              jeung deui da asa teu bisa ngigelna ogenan ?

  • Dawala : jiahahahaha maksudna,                 lain ngigel anu gual geol gutak gitek rerengkenekan anggota badan reng.

  • Gareng : oh lain ngigel nu kitu ?                                  na ari nggeus ngigel kumaha kang ?

  • Dawala : ngigel dina hal ieu urang teh ulah kurang pergaulan,                      atawa teu nitenan perkembangan kaayaan anu kajadian nepi ka kiwari

  • Gareng : ke ke ke ari kitu kiwari kumaha ?

  • Dawala : kiwari atawa ayeuna,               sok geura perhatikeun atawa titenan,                    sagala rupa serba canggih                   serba babari di akses atawa di teangan                    ngeunaan kanyaho atawa katerangan,

  • Gareng : na eunya kitu kang ?                                 cik cik cik guar kang

  • Dawala : sok geura titenan                   hiji conto                    barang anu jaman kiwari sarerea meh pada boga jeung digunakeun,                       nu leutik anu geude kolot budak

  • Gareng : hmmm na barang naon eta kang ?

  • Dawala : eta hp atawa hand phone

  • Gareng : bahasa naon eta kang hand phone ?

  • Dawala : Bahasa deungeun etateh,                        cindeukna bahasa Inggris etateh,

  • Gareng : na da kuring mah                 teu pati faham atawa ngarti bahasa inggris kang            cik ah jelaskeun

  • Dawala : hand hartina leungeun                  phone artina telephone,                           jadi meureun kurang leuwih                                 telepon leungeun atawa telephone genggam.

  • Gareng : oh nya nya nya nya hi hi hi ingett inget kang nya hape

  • Dawala : tah pan ku ayana eta barang                            sagala rupa informasi           atawa berita anu diperlukeun ku urang                      bisa di teangan make eta,                                 ku cara ngarambah ka hiji situs,                laman atawa halaman.

  • Gareng : owh kitu nyah,                    naon wae eta kang anu bisa diteanganna ?

  • Dawala : ihh rupa rupa atuh,           aya vidio, lagu-lagu,          sajak, puisi, edukasi,             pelajaran pokonamah beraneka ragam               atawa euyeub,

  • Gareng : hmm nya nya nya,          lamun carita atawa dongeng si Kabayan bisa di teangan kang ?

  • Dawala : ihhh kantenan bisa pisan,                  tapi anu leuwih menarik deui

  • Gareng : naon tea etateh kang anu manarik na ?

  • Dawala : sajabana urang neangan atawa ningali karya - karya batur,                                      urang ogenan bisa nyimpen hasil karya               atawa kreatifitas sorangan reng,

  • Gareng : waduh alus atuh kang ari kitumah,             kabeneran kuring resep                        kana kokojayan di solokan,                         teu nanaon lamun di vidiokeun ?

  • Dawala : nya empek wae               tapi leuwih alus aya dina kasopanan oge nya,                didinya kan geus jeubrog,                bobogaan oge rambes bes buluna,                                  nya atuh bari di calana ngojayna

  • Gareng : oh nya pasti atuh kang,                   da lamun heunteu di calanaan mah                 kaciri ulad alid na atuh,                     da kuring ogenan aya ka eramah atuh akang.

  • Dawala : ha ha ha ha nya panyangka teh          midio keur ngojay bari bubulucun,                luntad lentud,

  • Gareng : ke ke ke ari akan geus aya nyah              dokumentasi atawa karya anu di simpen di medsos ?

  • Dawala : he he he he jangan ditanya atuh,                acan puguh nyeta can faham pisan jeung ngarti cara cara na ah,               ongkoh barina oge akangmah                                               teu pirajeunan tunya tanya deuih.

  • Gareng : euh ari suganteh geus boga                    atawa geus nyimpen karya                   satadinamah kuring rek guguru,                     atawa menta diajarkeun kuring teh,

  • Dawala : jiahahahaha can acan            ke we lah cuang babarengan                               ngotektak jeung diajar dipelajari.

  • Gareng : owh siap atuh ari kitumah kang,        reuseup, reuseup pisan kuring jiganamah lamun kitu

  • Dawala : tah nya ari kitu caranamah,                meureun urang kudu tatahar jeung beuner beuner                        neangan atawa nyiapkeun kabutuhan kabutuhan ajang dukungan eta.

  • Gareng : wokeh siap lah kang,            aduh aduh aduh ayeunamah beuteung kuring               karasa ngusial ieuteh kang,                  ke kang dikantun heula ah bade ka peungkeur nya, hoyong moddol eula.

  • Dawala : nya nya sok kaituh buru buru,                     bisi kabusiatan na calana,

    atuh Gareng enggal - enggal ngabeleucet ka kamar mandi seja miceun kameneukeulan dina eusi padaharanna. cag


























Rabu, 02 April 2025

LAGU LAGU KARANGAN SORANGAN NOT BALOK

8  7  6        4  5       4   5     4    3   1      1    3      4   5  7                                             
terima       kasih     telah   menonton    moga     terhibur
5      7     5   7   5        7        5      7    8    8       8       7  5       4    5        4  5 3 1      
walau    tontonan     nya     menjengkelkan     dan    juga     sangat     unfaedah


KIWARI JAMAN NGONTEN 
Intro : C F G C 
C                         F
3 3 3   3     3   4  5 3   
Kiwari jaman kiwari
                G                  C
3     4   5     8     7   5  4  3 
kabeh ge geus pada apal
                              F
3      4   5  4   5 4  5     5 
geus jadi hal anu lumrah
3     4  5   8   7  5   4      3
uplad aplod kana medsos
3      1    3     1     3  1   3       3 
ceunahmah ngaranna ngonten
G                    C
1   3  4  8  7  5 4 3
rupa rupa kagiatan

reff.
3 4   5    4    5  4  5 5
lulumpatan kokojayan
4   5    7   8  7  5 4   3
leuleutakan huhujanan
3     4    5     4 5   4  5  5
kuring   ge   jadi  miluan
 4    5  7  8  7  5  7 8
nurutan siga nu lian
5       7   8     7   8        7        8   8
nya sugan   sugan   jeung    sugan
4   5  7 8  7      5  4  3
bisa jadi panghasilan
3    1    3  4  5    4     5 5
najan pelik eujeung sulit
4     5  7  8  8  7  5  7  8  
rek di coba nepi ka bisa

3      4     5   4   5  4  5     5
sok sing hasil bebeunangan
3    4   5  8   7     5   4  3
dulur dulur yuu berjuang



NYIEUN KONTEN

1    3    4  5  4  5   4   3    1    3    4    5        5      4  5    7     7  8  7 5  4 5  7   5
Dulur dulur hayu urang nyieun konten      konten namah   anu sakabisa urang
7   5   4 3   3  5  4    3    1   3   4 5    5  4 5 7    7 8  7   5   4   5    7   8
antarana   anu  reseup ngala lauk   vidiokeun eta  bebeunangannana 
8       7   5 4  4  5     4 3     1    3  4  5   5    4   5  7  7  8   7   5    4  5  7  8
geus lir anu resep  kana  momobilan   komo deui  kanu resep kokojayan 
8  7  5    4  4      5    4    3     1 3  4  5    7  8    5  4  5  4 5 7   8 7 5 7  8
abadikeun momen momen anu hade   saha nu apal etateh pirejekieun

8   7    5  4  5  4 5  4  3   1 3  4  5   5   4    5  7  7  7    7  8   7  5  7  8
saumpamana eta  bisa dicairkeun urang pake pake jajan  tahu bulat
8   7  5   4  4 5  4  3    1   3   4   5     5   7     5    4     4   5  7  8  7  5    7  8
tahu bulat anu di goreng dadakan duh kameumeut rasanateh gurih enyoy
5   4   3 5  4  4    5   7  5   7  5    7  8
lima ratusan hargana ku mirah pisan



BELUM BISA BAGUS

5   5     4   3   2    2 1 1      1  1    2   3 2   2  3    2  1  2    2   3  2  1 1
kecanggihan   teknologi      di jaman   ini   semakin cepat dan juga kilat
1      2  3  4 5  6  5     6  5  4     3    2    1
hampir semua orang   bisa mengaksesnya   
6  5  4  6  5   5   3    4  2   1   1  2 3  4  3      3    2      3 2 1
baik di kota   atau   di  desa   begitu  juga    dengan    diriku 



1   2   3        4      3   2  1    1 2      3      4   5  6    5    8  7  6   8     7    5    6
seakan      tak    percaya   aku  meng uplad aplod    aneka   ragam   karya 
6            7   8      5     3    2     1        1     2    3      4       2       1  2     
yang    cukup     membosankan      bukannya     ku     tak     ingin
 1      2   3      4         5  6  5     6      5  4     6     5  4     3       3  2      1   3     2  1    1                     
membuat    yang     terbaik  dan    juga    sangat bagus      agar     enak    ditonton
1 2   3   4   3 2  1    1    2  3   4  5  6  5     8  7 6     8     7   6   5    3  2  1  3   2  1     1 
tapi ku berusaha  dan terus berusaha     sajikan yang menarik   agar asik  di  tonton 

1      2      3  4  6   5     6  5     4   3     2   3     6  5 4  3    2    1      1                              
mohon   dimaafkan    kalau    kami    lewat   diberandamu   kawan
4    5        6   5       4   3   2       2   6  5   4  3      2     1      2      5    3    4  3  2     1                         
namun    kami     berharap      di  laik    atau    komen     di     follow   lebih bagus   
 

TERIMA KASIH PARA PENONTON DAN SUBSCRIBER

1  2  3    4    3     4 3   2  1   2     1 2  3   4  5  6     5  4  6  5                   
seperti   mimpi   di siang bolong  aku menjadi konten kreator 
6   5   4   6   5  4 3  3  2  1      3    2    1   1
karya karya ku  ini  ditonton   banyak orang   
1 2  3  4  3     2   1     1   2  3  4  5    6  5   
suatu  kebanggaan   dan juga kehormatan
6     5  4  6  5    4   3    3       2      1   3   2  1   1   
punya para subscriber  yang tampan   juga  cantik
1   2    3  4  3 2 1  1    2   3  4   5  6   5
tanpa mereka itu   ku bukan siapa siapa
6     5  4  6   5 4 3   3     2    1  3  2     1  1
hanya orang biasa   dengan segunung dosa
1  2  3  4  3  6 5   4   3  2     3    6    5  4  6    5   4  3
aku do'akan para subscriber ku  dan juga subcriber nya   
3   2   1 3 2  1  2  1    2    1  2  1  2  1  1 
sehat selalu serta berkah milik rezekinya
1  2  3  4    3  2 1  3       2 1 2  1   
karena hanya itu   yang aku bisa 



CIKUR ATAU KENCUR

Intro : C F G C F G

C                                   F                       G                          C   
3    3     3  3     4   3      2    3     4           2  1  2  1   3    4  3   2
daun    daun     hijau      terhampar          di pedataran   halaman
C                 G                            F
3  4  5     6    5    6      5   4   3     2     1
terlihat    indah   tak   jemu  memandang
G                         F                     C                              G                            
8   7    6  5 4 5    6   5   4     3     2   1      1        2  3  4  6  5
satu    diantara   bermilyar   nikmat Nya   yang   slalu terlupa 
F                  C
6    5      4  3 2 1
bahkan dilupakan
C                             F                           G                          C
3  4  5  6  5   4 3    6   5  4  8  7  6  5     5     6   7    8   7     8  8
seperti saat    ini    tepat dihadapanku    hamparan   kebun  cikur
                        F                  G                    C
8      7    6 5 4  5  6    3  4 5   2    1   2  3 2  1  1
tumbuh begitu subur  tertata dengan begitu rapih
C                  F                 G
1   2 3   4  3    1   2  1 2  3  2 1
terlihat indah dan begitu serasi
G                               F                                        G
1    2 3   4  5  4   5 4   3 2 1  1    2    1   2     1    3  2 1       
sengaja ditanam para petani dengan tumbuhan   lainnya

3 4 5    6   5   6   5   4  3 2   8  7  6  5     4     6  7  6 7   8    
inilah   potret di   pedesaan, pekarangan pun dimanfaatkan                                    
 3    4    5    6   5   6   5  4  3  2   2 1  2     4  3   2  1
dengan menanam  umbi umbian atau  bunga bungaan
1 2 3   4   5   5  6  5     4  5 6    6   5   4  6 5   4    3    4  2  1
dia berfungsi juga bermanfaat   untuk racikan bumbu masakan
1   2 3 4   3  2 1    6 5  4   6     5  5  6 7 8 7 6  5   6  6  5 6   5  6 7  8 
diantaranya cikur ataupun kencur kaemferia galanga bahasa ilmiahnya

3  4  5   6  5   6 5 4  3  2   1    2  1     2  3  2 1
daunya lebar sedikit tebal kenyal kenyal sedikit
8      7 6  5 6   8   7  6   5  4   3    3   4  3   4    6  5   6   5  4   3  2
dan juga agak merapat ke tanah, umbinya sembunyi di dalam tanah                      
2    1    2     1   3   4    6  5   4  6 5   6 5 4   3   2  2  1   2 3  2   2 3  2  1  1 
hangat hangat nikmat kalau di gigit, aroma wangi akan tercium jika terhirup
8   7 6  8 7  6 5    8  7 6  8  7  6  5    4 3  2  4 3  2  1     
teraplikasikanlah ke olahan kuliner,   jadilah nasi cikur




KA JAKARTA NAEK BEUS


3    4  5  4  3    3   4   5 7  8  5 4  3    3  1   3  1   3    4  3   4  5  7  8   5  7  8
yu batur batur cuang ulin ka jakarta   naek mobil e beus kade poho meuli tiket
8    7   5   4   3 4   4    5   7   8  7  5    7  8
sabab tanpa tiket  kondektur pasti nyarekan



NGUSEUP DI SOLOKAN

5       7  8   7  5    5 7 8 3  1  1     1   3   4   5   4   3 
Tong kamamana   kadarie heula   cuang nyieun eupan
3   4    5 7   7 5  7  8     5   5   7   8    7    5   5 5  7   8   7  5 7  8
eupan lauk lauk nilem   sabab eukeur musim lauk mijah di solokan
1  3   4   5 4  4   5   7  8   7     5     7  8
saha nu apal urang bakal meunang loba
1     3   4      5    4  3    1       3  4  5  4  3    4   5  7   8       8   5   7   8        
Lamun meunang loba   heug komo galede   cuang beuleum babareungan

8   7  5   4  4   5    4     4  3  4 5  1   1   1      5  4  5  7  7    8    7   7  8   5  7  8     
aduh aduh geuningan   jauh tina sangkaan    solokanna geuningan kalah ka kiruh 
5    4   5      3   1 1 1  1    5  4    5  3  1  1 1  1      
dasar memang lain milik  hanas indit rurusuhan    
1       3   4     5   4  5  7    8      7     5  7 8    
geuning nyamos koja kosong jeung di hiras 


KANG EUKEUR NAON

1        3   4   3   1  1    3   4 5  4  3
Kang eukeur naon cicing   sisi balong
3      4  5 7  8   7    4    5  7        8 7   5  7    8
meuni husu pisan   panon anteung kana kumbul 
1    2    4     3  1     1    3   4       5   4    3    3      4    5    7   8   5  7  8 
na heunteu nenpo   kuring keur ngabengkel tong ngaganggu kareuseupan
1   3 4  5   4    3    1  3   4      5    4     3     3  4   5     7    7 5 7  8
oh eta geuningan akang keur ngabengkel    naha geuning sisi balong
1       3     4      5   4   3   1   8   7    5    4  5 4  5  4    
yeuh teungetkeun ku hideup lamun eukeur sisi balong 
8    7  5  4  4  5  7  7 8  5     7 8 
da etamah pastina anu keur apel


ULIN DI KEBON
3  3   2    1   1   1 1   2   1 5   1  2   3     
u lin mah u  lin  u lin ka di tu ka die  u
3  3   2     1  1   1  2  3  2  1  3  2   1
u lin mah  u lin  u lin na u lin di ke bon 
1    1   1    1   1  2  2    2    2    2  2  2    1    3   1    2 1    3 2  1 
sa bab la mun u lin ka tem pat wi sa ta mah da  can a ya du it na
5  5   5  4  3     3  3     4   5   5 5 4 3            
u lin di ke  bon ke bon ba tur di u li nan 
2  1  2  3   2    1  2    3  2 1   3 2   1 
u lin di ke bon yu ha yu u lin di ke bon
2       1  2  1    2  1  2   1     2     1  3  2   1
ham pu ra lamun lo ba tang kal nu ka gu lei





u lin di ke bon 

1     3 5  4   4   5   7     8  7   5    7  5  5   4     5   4   4  5  7  8 7 5     7   5
teu karasa   umur meh satengah abad kuring dumuk  di kota anu campernik
1 3 5  4  4    5 7    8  7 5  7 5  5       7      5   4   4 5  7    8  7   5    7   5
liliwatan jalma jalma pelesiran pangpang namah anu rek ka pangandaran



POHON HARENDONG

da un ku lur nu ga ring   di be li tan ku ra mat    
du lur du lur mu gia sing  sa ra re hat

nu meu li sam po sam po na sa che tan
sa ka li ka li mah ha yu u rang ja lan ja lan 

saat aku berjalan menyusuri belukar di sebuah kebun kurang terurus



SABILULUNGAN 
1  1 1 3    1    1  3    4  5    4   3    4 5 4 5   7    5     7    8 3    8   7       
Sabilulungan dasar gotong royong sabilulungan genteng ulah potong


5






3  4  5 7   5 7 5   4     3  3  4   5  7   
kacarios   dihiji  mangsa di nagri nu gemah ripah        
















setiap orang punya kesempatan yang sama dan terbuka

untuk membuat konten di sini dua orang manusia setengah baya

ikut ikutan juga ikut meramaikan sosial media dengan membuat konten

kontennya rendom dan tidak jelas kadang juga ngebosenin

uuuhhh uhhh uhhhh uhhhhh

akan tetapi mereka memanfaatkan kecanggihan ini ikut berpartisi

berpartisipasi di medsos ini

mohon dimaafkan kalau kami lewat di berandamu kawan

permisi numpang lewat berkah sehat selalu kawan




POHON PALA (Myristica fragrans)
Intro : Am Em F G C Am

Am                           F              G                         Am  
Rimbun tinggi menjulang, cukup rindang untuk berteduh
                        F             G                          Am
berbuah cukup lebat warna hijau kuning dan coklat,
Am                                    F                 G                                  Am
bergelantungan di ranting-rantingnya, tumbuh subur di bumi nusantara
F                                   G                           Am
rempah rempah pavorit semenjak jaman dahulu
F                               Em              Am
dan kini pun masih menjadi primadona
Am                       F                  G           Am
Tak lekang oleh jaman tak tergerus oleh waktu
Am           F             G       Am
oh pohon pala myristica fragrans



GALUH

wening bersih ngagenclang herang, taya karempan tur ludeung dina bebeneran

ucap paripolah dumasar kana tetekon agama jeung darigama

ngalap berkah salamet lumampah di alam dunya

nu dipihareup ridho sinareung rahmat ti Gusti Allah anu Maha Welas Asih

teu unduk kalinduan teu geudag kaanginan kukuh pengkuh dina tatapakan

 
 


Am                         Em              Am                    Em
Kacatur mangsa kapungkur,  Ratusan taun nu kasorang
Am                         Em                 Am          Em
Bumetah di ieu weuweungkon, utusan ti karajaan



INDONESIA NEGERI SUBUR

Terhampar luas dimuka bumi ini, beraneka ragam tumbuhan

dari ufuk barat sampai ke ufuk timur, tidak bisa di sangkalkan

ini adalah anugerah dan karunia dari Tuhan, Allah Subhanahu Wata'ala yang

Maha Bijaksana Maha Pengasih Maha Penyayang pada semua Makhluk Ciptaan

dari mulai tumbuhan kecil-kecil sampai yang besar besar tinggi menjulang

dengan ukuran batang lebih dari sepinggang tempat bersarang elang

betapa setiap tumbuhan ini ada manfaat dan kegunaan

bagi tubuh manusia atau juga bagi hewan hewan yang beraneka ragam

semua tertata dan terencana dengan begitu rapih dan serasi

unik unik menarik dan fantastik serta exotik

mari kita manfaatkan jaga lestarikan jangan ugal ugalan

mengganti yang telah ditebang serta tidak jor joran membabat hutan

karena yang akan rugi nanti anak keturunan bisa juga mengundang murka Tuhan

Astagfirullahaladziim

bagaimana baiknya ? seperti apa baiknya ? harus nya baik baik semua

yang baik baik harusnya diupayakan, tak hanya lisan mengucapkan

anggota badan pun harus melaksanakan, sebelum orang lain melakukan

lebih bagus dia terlebih dahulu mencontohkan

jangan seperti calo atau sales produk penjualan

ke orang lain ditawarkan melakukan perjalanan

atau menggunakan produk hasil buatan

eh diriinya sendiri diam di tempat tanpa tujuan

bukan nya tidak baik itu kebiasaan, namun sedikit mengherankan

menurut keyakinan yang aku pelajari dan fahamkan

baik dan benar yang mutlak itu petunjuk dari Tuhan

yang telah tercacat di Kitab yang diturunkan

yaitu Al'Qur'an sebagai pedoman bagi yang beriman

peringatan bagi yang tidak berkenan, serta ancaman bagi yang bertentangan.

renungkan, fikirkan kiranya termasuk yang mana diri ini,

semoga diperkenankan menjadikan Alqur'an sebagai pedoman

dengan berusaha memahami serta tekad kuat untuk memahami dan mempedomaninya.

Bismillahiraahmanirrahiim Allahu Akbar Laa Haula Wala Kuwwata Illa Billahil Aliyil Aziim








   




Kamis, 20 Februari 2025

DIAJAR BENER

Teubisa teubisa moal aya kabisa
lamun teu diajar jeung nyobaan
nepikamana wae oge moal bisa
nya kudu nekad jeung nyoba'an

Pokona hirupmah kudu aya kabisa
kabisa anu saluyu jeung jamanna
anu mere manfaat boh keur diri boh keur lianna
pohara rugi saumpama cukup nyebut teu bisa

tanpa aya usaha atawa tarekah sangkan bisa
karasa teu walakaya dina teu boga kabisa
sagala rupana ngandeulkeun kaha'at insan lianna
leuheung basa kanu nulungan bisa mere upahna

kabisa lain ngan saukur bulat beulit nata bahasa
rungkal rengkol kaditu kadieu tanpa fakta
leuwih hade obrolan jeung prakna
lain ngan saukur ngabudah hungkul lah

Loba catur tibatan bukurna
bau sungut ngabamblam jiga nu eunya
ngarti jeung faham kana balukarna
padahal kerek semet sugan jeung boa-boa

nu kitumah watek nu kurang guna
asa leuwih hade tiis ceuli herang mata
asa leuwih hade cicing perhatikeun alur caritana
sugan isuk jaga ning geto bisa nurutanna

nurutan rengkak paripolah anu alusna
teu ngan saukur cacarek atawa nitah
jiga juragan nu gede hulu nu kudu di ugung ugung
saukur hayang senang teu hayang usaha

ari kitumah ngeunah di ehe teu enak di eon
punten dina hal ieu kuring hampura
saumpamana kuring loba mungpang
inyana jalma kuring jalma,

mungguhing Gusti Allah kabeh ge sarua
rekep dengdeng papak sarua
lain harta tahta tur jabatan nu jadi ukuran
tapi Kataqwaan tumut kana bebeneran

bebeneran anu saluyu jeung parentah Agama
nu natrat atra pertela kacutat dina ayat-ayat Na
nyatana Kitab Al'Qur'an tea
piwuruk pituduh keur sakumna manusa.





Minggu, 09 Februari 2025

KEBUN SEDERHANA TAPI MEMBUAT SEJUK SUASANA

Suasana Sejuk di Kebun

Memakai kemeja tangan panjang
kelir nya batik belang belang
Wahai Kawan - kawan yang sigap berjuang
Selalu tangguh dan tegar meski rintangan menghadang

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Sampurasun Bagja bagja bagja waluya 
dulur dulur kawan kawan semua dimana wae ayana
dimana saja berada
selalu sehat bertambah milik dan rezekinya 
berkah dan melimpah rezeki setiap harinya

aduhhh aduhh ini sekarang aku teh lagi di kebun lagi
kebun lagii kebun lagi ngonten teh atuh ya ?
ah ga apa apa kan ? emang kenapa gituh dengan kebun ?
karena aku saat ini amat sangat terkesan dengan suasana yang hijau hijau begini
semoga tidak dengan hijau hijau yang lain namun ya kalau lampu hijau dari pengatur lalu lintas sih ditunggu tunggu he he

pohon jeruk ada duri nya
durinya panjang hampir lima Centi
aduhai kawan kawan yang ceria
ini ada buah jeruk jatuh di tanah nih

begitu banyak nikmat
dan Karunia Ilahi yaitu Allah Subhanahu Wata'ala 
yang terhampar tidak terukur jumlahnya
ya diantara nya di permukaan bumi ini
daun daun yang hijau atau warna lainnya,
bunga bunga yang beraneka warna
pohon = pohon yang beraneka ragam
sungguh suatu Karunia yang tiada terhingga

diantaranya buah jeruk yang aku pungut tadi
entah bagaimana rasanya jeruk ini 
apakah asem atau manis ya ?
entahlah karena sepertinya belum begitu masak
ah bawa sajalah dulu nanti di tempat lain aku makan
maaf ya yang menaman jeruk,
aku ambil buah jeruknya ga bilang bilang


karena menurutku sih sepintar apapun atau sekuat apapun manusia tetap akan bergantung atau memerlukan makanan yang menjadikan asupan energi dan lain - lainnya, ya diantaranya tumbuh tumbuhan yang tampak di vidio ku ini. he he

aku teringat Sabda Nabi Muhammad Rasulullah Salallahu Alaihi Wasalam yang terdengar disampaikan oleh guru-guru atau alim ulama bahwasanya pekerjaan yang paling utama itu adalah bercocok tanam yang memang sih kalau di pikir - pikir rujukan utama atau kebutuhan pokok manusia adalah makanan. namun untuk makanan juga jangan berlebihan karena menurut anak muda zaman dulu atau yang sekarang jadi orang tua, jangan berlebih - lebihan ya itu tercatat juga di Ayat Suci Al Qur'an, bahwasanya Allah Subhanahu Wata'ala tidak menyukai yang berlebih lebihan, walaupun begitu jikalau meminta ampun dan menghentikan sikap berlebih - lebihan Tuhan yaitu Allah Subhanahu Wata'ala akan mengampuninya, aduhh ko jadi ceramah ya, maaf maaf aku hanya mengingatkan diriku saja. 

oh ya kali ini aku sengaja jalan jalan di kebun ini, kebun itu terletak di dekat rumah orang tua saya namanya Dusun Desa RT 04 RW 02 Desa Baregbeg Kecamatan Baregbeg. kalau tidak salah tanah nya ini atas nama orang kota sekilas bercerita tentang kondisi tanah ini beberapa tahun yang lalu atau beberapa puluh tahun yang lalu, kondisi tanah ini banyak pohon pohon besar terutama pohon rambutan dan salam, ada mungkin luasnya satu hektaran lebih, aku juga suka ngambil atau nyolong namanya karena ngambil tanpa bicara ke yang empu nya kan nyolong namanya, hi hi ngambil rambutan di sini, karena ya sayang sih buah rambutan itu oleh yang empu nya dibiarkan begitu saja, tapi denger- denger sih udah ada bicara sama penjaga kebun ini kalau mau sesuatu silahkan ambil aja daripada mubazir maka dari itu ya kami manfaatkan.




SUASANA DI PELOSOK

 DESA CITALAHAB KABUPATEN TASIKMALAYA

Begitu luas dunia ini terhampar dari ufuk barat ke ufuk timur
setiap bagian ada penghuni menjaga dan memakmurkan 
baik itu dengan bercocok tanam, mengembangkan Industri
atau dengan pengembangan pariwisata,
dalam kesempatan ini saya kebetulan menapaki 
bagian tempat yang dipergunakan untuk pemukiman serta bercocok tanam
bermacam macam tanaman tumbuh di tanah ini
hasil palawija baik itu padi, jagung, kapol dan lain sebagainya
aduh lupa belum mengucapkan salam
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
terima kasih buat para penonton yang telah menyempatkan waktu 
menonton vidio-vidio saya yang amat sangat sederhana
jauh dari sempurna bahkan amat sangat jauh dibandingkan dengan 
karya karya konten kreator yang lain
dalam hal ini saya hanya memanfaatkan kecanggihan tekhnologi di zaman ini
yang mana setiap orang berkesempatan dan boleh untuk ikut andil dalam hal 
berbagi Informasi, yaa diantaranya adalah You Tube ini.
jujur baru beberapa bulan ini saya tersadar dan mulai membuka mata dan pikiran 
dengan berbagai platform media sosial yang ada. pada dasarnya Platform tersebut memberi luang dan membuka kesempatan bagi siapa saja yang dapat mengakses platform tersebut, dengan catatan mengikuti ketentuan atau standard komunitas dari platform tersebut
dengan penuh kesadaran terima kasih khususnya untuk platform You Tube ini karena telah membuka peluang untuk saya khususnya karena berkenan menyimpan karya - karya yang tidak seberapa ini untuk kemudian di sebarkan ke pengguna-pengguna yang lain, jujur dengan platform ini banyak sekali pihak -pihak yang terbantu serta berkembang kemampuan serta terdongkrak ekonominya.
aduhh ko malah Curhat ya. maaf - maaf saya terbawa suasana
nah pada kesempatan ini saya curhat aja ya. barusan teh ini yang di cam vidio ini saya teh habis ngambil gambar atau vidio menyusuri sungai, aduhh ternyata walaupun sungai, aduh ini bukan sungai sih, akan tetapi lebih masuk ke selokan, nah walaupun selokannya ini kecil dan airnya agak surut namun ternyata tetapakannya itu licin nah tadi pas saya naik itu kan posisi nya agak mudun atau turun, saya naik dari bawah eh malah kepleset yaaa jadinya basah deh celana saya ini separuh, ternyata ya kejadian juga sama diriku jatuh waktu ngambil vidio. hmmmm semoga kawan-kawan yang lain tidak mengalami nya ya. aduhh tapi beruntung banget juga nih aku ini. handphone ini tidak sampai kecemplung coba kalau kecemplung yaaa harus beli lagi dong, tapi Alhamdulillahirabbilalamiin diberi keselamatan.
terima kasih sudah menonton mohon maaf atas segala kekurangannya. 
semoga berkenan untuk like dan subscribe ya. terima kasih Jazakumullohu Khairan Katsiran, Jazakumullohu Ahsanal Jaza 

Sabtu, 08 Februari 2025

POHON RAMBUTAN

Tape ketan dibungkus daun pisang
pisang ambon ada setandan
hai ketemu lagi dengan saya yang bukan mojang
mau bercerita seputar pohon rambutan

Wajit ketan dicampur jus mangga
Pohon rambutan ini di tanah dan sengaja di tanam tetangga
naik setum sambil bawa kaleci tuh
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

nah kawan-kawan pada kesempatan kali ini
saya sedang main-main di dekat pohon rambutan

Rambutan bukan sembarang rambutan ini
ini Rambutan kecil kecil sudah menghasilkan buah
tapi bukan buah mangga ya, eitt itu buah rambutan
yang cangkang atau kulitnya di kelilingi bulu
ahhh aku yakin kawan-kawan semua juga sudah pada tahu

mungkin aku saja yang terlalu mendramatisir
dengan pohon rambutan ini, he he
ahhh yaa namanya juga memberi informasi
sekiranya bermanfaat dan menambah wawasan
boleh dong aku utarakan lagi di VT ini
oh iya Pohon Rambutan ternyata banyak juga jenis nya
dulu sih aku menyangka rambutan itu cuma sejenis
yaa rambutan saja, tapi ternyata

semakin lama aku menghirup udara dunia ini
begitu banyak jenis pohon rambutan ini
kenapa begitu ?
ya memang setelah aku coba rasakan
memang beda rasa dan tekstur dari jenis rambutan ini
beda pohon beda Rasa,
ahhh memang ini suatu Keagungan Allah Rabbulalamiin
yang Maha Luar biasa menciptakan suatu
yang tidak akan pernah bisa ditiru
oleh makhluk Ciptaannya

sementara untuk jenis rambutan yang ini
kalau tidak salah jenis rambutan aduh lupa
namun yang pasti rambutan yang ini

sengaja Kang Usup tanam
untuk memanfaatkan lahan pekarangan
yang kosong, kalau tidak salah kurang lebih
empat tahun dari mulai menanam
sampai belajar berbuah saat ini
dan berbuahnya juga kalau tidak salah
baru dua kali, yaa Lumayanlah

walau sempat putus asa
karena tidak kunjung berbuah
namun akhirnya Alhamdulillahirabbilalamiin
Allah Subhanahu Wata'ala sekarang
memperkenankan pohon beringin ini berbuah
terima Kasih banyak Yaa Allah Yaa Rabbalalamiin
atas limpahan nikmat dan karunia
yang selalu bertambah dari waktu ke waktu
ya diantaranya pohon rambutan ini yang sudah mulai berbuah
anak-anak sangat senang sekali ketika melihat rambutan ini berbuah.

selain pohon rambutan, dia Kang Usup menanam pohon atau tanaman obat-obatan juga, diantaranya pohon hantap dan pohon sembung, pohon rambutan ini ada disamping pohon pohon bambu yang cukup rimbun, yang kadang - kadang mengganggu juga kalau pohon bambu nya melentung ke atap rumah, tapi dengan adanya pohon bambu juga suasana di pekarangan tidak begitu panas ya adem adem gimana gituh. nah seperti terlihat di vidio. nah itu anak - anak juga terlihat senang dan nyaman main di sekitaran ini. ya suasana yang cukup menyenangkan. karena ada ayunan juga buat mereka main main. walau sesekali ayunan itu ku buka karena kalau keseringan kena air hujan dan panas takut cepat rusak.

Nah ini dia pohon Takokak atau Ta Ko Kak
atau suka di plesetkan orang sunda
namanya Leunca Leuweung
rasanya kalau belum terbiasa
agak keutar - keutar gimana gituh
tapi menurutku rasa keutar itu karena
takokak ini jarang atau baru diambil
atau dikonsumsi sebagai lalab
tapi kalau sudah sering diambil atau dipetik
Insya Allah rasanya sebagaimana rasa leunca
bagi yang suka sama takokak ini sengaja memetik
di seupan atau di tanak sama nasi
lalu di coelkeun kana sambel
dimakan hangat hangat
nah sepertinya cukup sekian dulu
informasi yang tidak seberapa dari saya
semoga bermanfaat terima kasih atas perhatiannya
pohon bambu di samping rumah
daunnya lebat sekali
Sehat sehat ya kawan semua
Tetap berusaha mencari Ridho Illahi
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Barakallahu Lii Walakum

SOEMINDAL

buah nanas tangkainya masih hijau terlihat mata ahhhh entah dari mana harus memulai nya ini cerita,  karena sudah terlalu panjang perjalanan...